Perjalanan Parma Kembali ke Liga Utama Italia

Perjalanan Parma Kembali ke Liga Utama Italia

December 13, 2018 0 By Willa

Mendengar klub Liga Italia Parma pastinya kamu akan langsung mengatakan bahwa ini merupakan klub yang penuh cerita. Terang saja pemain sekelas Gianluigi Buffon, Fabio Cannavaro dan Hernan Crespo dan juga Adriano pernah lahir disini. Dan jika membicarakan tentang Perjalanan Parma di Italia pastinya akan sangat menarik.

Berikut Perjalanan Parma Dalam Sejarah

Perjalanan Parma Kembali ke Liga Utama Italia 1

Namun bukan dari awal muasal klub ini dibuat, tetapi sejak musim 1990/1991 yang menjadi tahun promosi Parma keajang Serie A Italia.

Sejak musim ini hingga 2007/2008 tim mampu tampil mengerikan. Dan bahkan menjadi salah satu tim yang paling diperhitungkan dikancah Eropa sekalipun.

Tercatat tim sukses meraih gelar UEFA Cup atau pada saat ini bernama Europa League dengan 2 gelar pada musim 1994/1995 dan 1998/1999. Ditahun ini klub sukses berjaya berkat adanya sosok dari legenda Italia Gianfranco Zola yang sukses menjadi mentor.

Dan bahkan musim 1992/1993 tim sukses raih gelar Piala Winner’s yang pada saat ini menjadi Liga Champions Eropa. Ini menjadi saat yang sangat membahagiakan, yang saat itu tim masih dibela Alessandro Melli.

Padahal pada era tahun tersebut sebenarnya Parma sama sekali belum pernah menjuarai Liga Italia. Dan yang terbaik ditorehka terjadi pada musim 1996/1997 saat menjadi runner-up liga.

Cerita terus berlanjut dari ada bintang yang pensiun dan dilanjutkan ada pemain baru yang sukses menjadi bintang baru ditim. Dan kali ini bernama Hernan Crespo.

Pada Era Crespo tim selalu berada di kasta teratas Italia. Dan bahkan pemain yang satu ini selalu sukses mencetak gol lebih dari 15 diajang Liga.

Dirinya bahkan sukses persembahkan gelar Super Italia dan Europa League masing-masing satu kali. Hingga akhirnya Crespo hengkang.

Namun cerita sepertinya akan terus berjalan. Dan kali ini bintang kali ini muncul bernama Marco Di Vaio yang merupakan pemain asli dari Italia.

Pemain berkepala plontos ini dikenal saat mampu sangat ahli dalam mengantisipasi bola atas. Dan benar saja dirinya mampu tampil hebat dan menjadi paling dominan di 2 musim 2000/2001 dan 2001/2002.

Bahkan sukses persembahkan gelar Coppa Italia 2 tahun beruntun dan membawa tim ke babak 16 besar Europa League.

masuk Era Tahun 2000an – Perjalanan Parma

Pada tahun ini barulah dan kembali pemain bintang baru ada yang pergi dan yang datang. Kali ini terdapat nama Adrian Mutu yang resmi menjadi sorotan dimusim 2002/2003.

Namun saat itu dirinya tampil kurang impresif, meski tampil di Eropa tim hanya mampu bermain dibabak kualifikasi saja. Dan hanya mampu membawa tim duduk diposisi 5 klasemen.

Hanya bertahan 1 musim kali ini terdapat nama Alberto Gillardino dimusim 2003/2004 dan 2004/2005 hingga era Andrea Corradi.

Parma Bankrut – Perjalanan Parma

Perjalanan Parma Kembali ke Liga Utama Italia 2

Namun sembari banyaknya cerita dari klub ini ternyata Parma sempat mengalami kebangkrutan. Bahkan sebelum dinyatakan failid pada akhir musim pihak liga sempat memberikan kompensasi kepada klub semata agar bisa membayar listrik Stadion karena adanya tunggakan.

Dan klimaksnya pada musim 2015/2016 tim harus menerima keputusan pengadilan bahwa klub harus turun ke kasta terbawah Italia Serie D karena bangkrut.

Kebangkitan Parma Hanya Perlu 3 Tahun – Perjalanan Parma

Tidak mau tenggelam di kesedihan akhirnya ditahun tersebut tim hanya satu tahun saja bermain disana. Dan langsung tampil hebat.

Dan memang bukan level dari para lawannya dimusim 2015/2016 tim sukses jadi juara Serie D dengan torehan 28 kali menang 10 imbang dan tidak pernah kalah sekalipun.

Dimusim 2016/2017 tim langsung naik kasta ke Serie C atau Lega Pro. Dan disini kembali seperti memang bukan kelas Parma.

Hingga akhirnya tim hanya perlu 1 tahun saja untuk bisa kembali promosi. Namun kali ini tim tidak bisa lolos otomatis karena hanya duduk diposisi 2 klasemen grup B.

Namun hingga akhirnya sukses menang. Torehan tim sukses raih 28 kemenangan, 10 imbang dan 8 kali kalah.

Berlanjut ke Serie B dan lagi-lagi Parma hanya perlu 1 tahun saja duduk dikasta kedua Italia. Benar saja tim sukses menjadi posisi 2 klasemen Serie B dan berhak lolos otomatis.

Perjalanan Parma Kembali ke Liga Utama Italia 3

Dan kali ini tim sudah kembali kejalurnya. Bahkan untuk bisa bertahan dan berprestasi klub mendatangkan para pemain bintang meski sudah berumur.

Diantaranya Bruno Alves, Gervinho, Roberto Inglese dan juga Jonathan Biabiany.